Marak Kasus Warga Isoman yang Justru Diintimidasi Tetangga, Melly Goeslaw: Penderita Bukan Pendosa!
Pandemi Covid-19 belum usai di Indonesia, angka positif harian beberapa bulan belakangan justru kian meningkat. Tak sedikit yang merasa khawatir dan lebih waspada terkait penyebaran virus ini. Namun, di balik sikap individu yang was-was menghindari, dalam lingkup masyarakat ternyata masih ada yang mengucilkan penderita Covid-19 dan menganggapnya seperti aib.

Baca Juga
- Terlalu Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang, Begini Faktanya
- Perebutan Hak Asuh Gala Sky Usai Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Meninggal Dunia Makin Memanas hingga Jadi Sorotan Seluruh Indonesia, Kak Seto Sampai Rela Turun Gunung Demi Mediasi Keluarga Kedua Artis?
- Hati-hati Mulai Hari Ini Polisi 'Mengepung', Siapkan Rp500 Ribu Jika Kena Tilang di Operasi Zebra Jaya 2021
“Tidak ada satu pun manusia yang mau kena covid 19. Kalaupun kena itu sudah bagian dari takdirnya. Saya miris liat kenyataan begitu banyak orang yang salah kaprah menyikapi hal ini,” papar Melly Goeslaw dikutip Hipwee, Minggu (11/7).
Lantas ia menegaskan bukan waktunya lagi menyalahkan orang-orang yang tengah berjuang melawan Covid-19. Perempuan berusia 47 tahun itu mengingatkan bahwa penderita bukanlah pendosa yang bisa dihakimi begitu saja.
Pelantun “Denting” tersebut kemudian menjelaskan pengikutnya untuk menjaga kesehatan, meningkatkan imun dengan pola makan bergizi seimbang, serta di mana pun tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku. “Ada hal yang paling mudah dilakukan orang sehat untuk penderita Covid. Bantu dia jangan sampai mentalnya drop,” tutupnya.
Kejadian penderita Covid-19 dikucilkan bukan pertama kali, terbaru satu keluarga diintimidasi tetangga saat ingin mendapat obat dan makanan untuk isoman
Waspada harus, tetapi juga mesti berpikiran terbuka. Melly tegaskan bahwa tak ada seorang pun yang ingin terpapar virus corona
Masyarakat masih salah kaprah saat orang sekitar terpapar Covid-19. Bukan memberikan sebuah dukungan, justru mengucilkan. Seperti kejadian di Cilincing, Jakarta Utara baru-baru ini. Dalam satu rumah terdapat 4 anggota keluarga, tiga di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Sebab kehabisan obat dan bahan makanan, anggota keluarga yang negatif Covid-19 ingin keluar rumah dan pergi ke Puskesmas. Namun, sayangnya seorang warga justru mendatangi dan marah-marah. Tak lama muncul beberapa orang lainnya yang ikut berteriak.
Perempuan yang membeli obat itu mengatakan, saat keluar pun, dirinya menghindari bertemu dengan warga lain. Lalu dia mempertanyakan pria yang mendatangi rumahnya dalam kondisi tak menggunakan masker. Pasalnya saat itu tak ada pilihan lain untuk membeli obat. Video 51 detik yang viral itupun ditanggapi pihak kepolisian, keluarga yang tengah isoman lantas diberikan obat dan sembako. Atas kejadian tersebut, banyak waeganet yang merasa gerah dan mempertanyakan RT yang seharusnya memberikan sosialisasi.
Bukan kali pertama, kejadian seperti ini nyatanya masih dialami sebagain masyarakat. Salah satu alasan mengapa seseorang takut untuk mengabari orang sekitar. Maka sudah seharusnya, untuk saling membantu dan berempati. Penderita Covid-19 bukanlah sebuah aib yang harus ditutupi. Untuk itu sama-sama memberikan dukungan mental dan menekan penyebarannya di Indonesia.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang
Sumber: hipwee.com
0 Response to "Marak Kasus Warga Isoman yang Justru Diintimidasi Tetangga, Melly Goeslaw: Penderita Bukan Pendosa!"
Post a Comment