Tak Punya Biaya Ibu Ini Melahirkan Anak Ke-8 Dibantu Suami dan Anaknya
Memilukan, akibat kemiskinan yang didera, dan tak memiliki biaya untuk persalinan . Seorang ibu rumah tangga di Kampung Talibaju, Desa Cikaobandung, Kecamatan Jatihilir, Kabupaten Purwakarta, harus melahirkan bayi tanpa dibantu dokter dan bidan.

Baca Juga
Mereka begitu bahagia menyambut kelahiran bayi mungil tersebut. Menurut Titi, saat itu sekitar pukul 20.40 WIB perutnya terasa ingin melahirkan, kemudian dia memberitahu suaminya, Ahmad Yani yang merupakan pekerja serabutan.
Ahmad Yani, dibantu anak perempuannya yang telah remaja melakukan proses persalinan di ruang tengah rumahnya. Setelah sekitar satu jam, Titi pun melahirkan bayi perempuannya dalam kondisi sehat.
Untuk kelahiran anak pertama dan kedua, kata Titi dibantu oleh ibu kandungnya, yang memang biasa membantu proses persalinan warga. Setelah ibunya meninggal dunia, anaknya yang ketiga hingga ke delapan lahir dengan bantuan sang suami.
Selain itu, proses persalinan di rumah sendiri ini terpaksa dilakukan Titi, karena faktor ekonomi. Penghasilan suaminya yang bekerja sebagai buruh serabutan, hanya cukup untuk makan sehari-hari.
Sementara Lia, anak kedua Titi yang membantu proses persalinan , mengaku hanya berdoa dan memberi semangat kepada ibunya. “Saya yang mereka proses persalinan ibu, dan banyak yang mendoakan adik supaya sehat,” tuturnya.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang
0 Response to " Tak Punya Biaya Ibu Ini Melahirkan Anak Ke-8 Dibantu Suami dan Anaknya"
Post a Comment